Sepintas kedua standar tersebut kita anggap hal sepele. Mau menggunakan Mbps atau Gbps, dua perangkat tetap bisa saling berkomunikasi.
Namun bagi yang sangat memperhatikan kehandalan sebuah jaringan, hal ini bukanlah sesuatu yang dapat dipandang sebelah mata.
Mbps atau Mega bit per second salah satu merupakan standar kecepatan pada perangkat yang menggunakan teknologi Ethernet yang diimplementasikan pada LAN Card. Kecepatan yang ditawarkan oleh standar ini sebesar 10 Mbps dan 100 Mbps.
Adapun Gbps atau Giga bit per second merupakan pengembangan daripada kecepatan Mbps. Saat ini di pasaran kecepatan Gbps baru mencapai 1 Gbps (1000 Mbps). Kecepatan yang saya maksudkan di sini merupakan kecepatan yang diterapkan pada LAN Card pc desktop dan pada laptop.
Untuk mempersingkat waktu, saya ingin menjelaskan pengalaman yang saya peroleh berkaitan dengan Mbps dan Gbps.
Pada saat ini saya ingin menghubungkan switch cisco dengan laptop yang saya pakai. Saya mengambil kabel utp dan memasukkan kabel tersebut pada port switch cisco yang mempunyai kemampuan 100 Mbps dan selanjunya saya hubungkan ke port LAN laptop saya yang memiliki kecepatan 1 Gbps. Namun apa yang terjadi ketika saya melakukan pengecekan kehandalan jaringan dengan menggunakan perintah ping?
Ternyata respon yang saya dapatkan tidak seperti yang saya harapkan. Respon reply yang saya dapatkan tidak stabil dan rata-rata di atas 100 ms. Padahal saya menggunakan kabel dengan panjang hanya 3 meter. Apakah kabelnya tidak bagus? Atau ada pengaruh lain?
Namun pada saat saya mencoba menghubungkan kabel dari laptop ke port Gbps pada switch cisco yang sama, ternyata respon ping yang saya dapatkan, sesuai dengan yang saya inginkan.
Dari pengalaman saya tersebut, dapatlah kita tarik sebuah kesimpulan. Bahwa kita tidak dapat memandang remeh sebuah persoalan. Kita dapat saja menghubungkan sebuah perangkat dengan kecepatan 10 Mbps atau 100 Mbps dengan perangkat yang mengadopsi 1 Gbps, dan kita merasa komunikasi antar 2 perangkat yang berbeda standar tersebut terasa seperti biasanya dan tidak ada kendala. Namun pada saat kita melakukan pengecekan lebih lanjut, ternyata didapati adanya gangguan yang mengakibatkan komunikasi antar 2 perangkat menjadi tidak stabil.

